Panjang
tulisan itu hanya 10.204 karakter. Judulnya singkat, “Seandainya Aku Orang
Belanda.” Dimuat di Harian De Expres pada 19 Juli 1913. Tulisan itu
dicetak dalam dua bahasa : Belanda dan Melayu. Dicetak di Bandung oleh De
Eerste Bandoengsche Publicatiemaatschapij yang dipimpin J.F. Wisselius.
Selain disebar di Bandung, media tersebut juga dikirim ke sejumlah
redaksi harian yang terbit di Pulau Jawa. Di kalangan pembaca harian Melayu,
karangan itu memeroleh sambutan hangat karena penyebaran harian tersebut
dilakukan secara terbuka.